CKG sebagai Jalan Antisipasi Dini Penyakit pada Remaja


Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk siswa-siswi kelas X dan XII bersama Puskesmas Purwosari di aula pondok putri pada hari Rabu, 29 Juli 2026.

Cek Kesehatan Gratis adalah implementasi program pemerintah terkait kesehatan masyarakat yang dimulai sejak 2025. Awalnya, kegiatan ini akan rutin dilakukan setiap tahun sekali sebagai hadiah ulang tahun untuk masyarakat. Namun pada akhirnya, CKG digabungkan dengan screening kesehatan sekolah, sehingga bisa dilakukan kapan saja.

 dr. Oktaviana Halisanti memaparkan, “Tujuan yang pasti dari penggabungan kegiatan ini ada tiga; yang pertama untuk mendeteksi dini penyakit, kemudian mengobati secara cepat jika ada sakit yang harus ditindaklanjuti, lalu yang ketiga, untuk meringankan beban pemerintah supaya meminimalisir komplikasi penyakit yang membutuhkan biaya tinggi.”

Diharapkan siswa-siswi untuk kedepannya bisa menjaga kesehatan dan melapor apabila merasakan gejala penyakit pada kesehatan.Harapan kami, untuk anak-anak yang sudah melakukan CKG dan mendapat rujukan bisa segera ditindaklanjuti. Supaya tidak memperburuk kondisi kesehatan ketika menginjak usia dewasa,” sambungnya.

Semangat dan antusias siswa-siswi terpancar dari kesabaran mereka dalam menunggu giliran melakukan cek kesehatan. Sebelum itu, mereka diberikan sosialisasi singkat seputar kegiatan oleh petugas Puskesmas Purwosari.

“Senang bisa mengikuti CKG karena saya jadi mengetahui kondisi kesehatan diri saya dan juga paham tentang tindakan yang harus dilakukan mengenai kondisi gigi saya yang ternyata masih ada gigi susu yang kokoh sehingga dokter menyarankan saya untuk melakukan operasi kecil,” ungkap Maisaroh Etiya Mukti yang merupakan salah satu siswi kelas XII-IPA 2

Hasil dari CKG siswa-siswi kebanyakan memiliki masalah pada gigi berlubang dan karies, kotoran telinga (serumen) yang menumpuk sehingga mengganggu pendengaran, riwayat mata minus yang belum memakai kacamata, dan lebih sering Hb yang rendah pada remaja perempuan (anemia). Untuk penderita anemia, disarankan rutin mengonsumsi tablet tambah darah. Apabila Gula Darah Sewaktu (GDS) tinggi, diharuskan mengubah pola hidup, seperti diet rendah garam untuk hipertensi, dan diet rendah gula untuk diabetes. Serta disertai olahraga teratur.

Alifia Cahya Kamila kelas XII-IPA 1, juga turut memberikan kesan terhadap kegiatan CKG. Ia mengungkapkan, “Adanya CKG merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan siswa-siswinya.”

Disusun oleh: Asva Dzakiya dan Nafisah Khoirunnissa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Design by Cak Imin | | Agus Muhaimin