UPACARA PEMBUKAAN MASA TA’ARUF MURID MADRASAH (MATAMUDA) TAHUN AJARAN 2026/ 2027




 




 

Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan upacara pembukaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Senin, 13 Juli 2026 di halaman Madrasah Aliyah Al- Muayyad Surakarta.

Kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) secara resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Upacara ini menjadi awal dimulainya rangkaian pengenalan lingkungan madrasah bagi peserta didik baru sebagai langkah awal memasuki kehidupan belajar di Madrasah Aliyah berbasis pondok pesantren.

“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Madrasah Aliyah Al- Muayyad. Jadilah siswa siswi yang rajin, disiplin, dan bersemangat sekolah. Jika kalian malas bersekolah, ingatlah wajah lelah orang tua kalian yang bekerja keras mencari nafkah untuk membiayai sekolah kalian. Sebagai siswa-siswi madrasah Aliyah yang religius, jangan sekali-kali tinggalkan sholat, ngaji, dan perbanyak ibadah sunnah lainnya. Terus berbakti kepada orang tua meski berjarak jauh, sampaikan rindu kalian melalui doa yang kalian panjatkan. Hormati semua guru yang ada di sini, dan bertemanlah dengan baik. Saya juga berpesan, jaga kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Al- Muayyad, jangan tinggalkan sampah. Mari bersama-sama menjaga lingkungan madrasah agar tetap bersih sehingga kalian yang belajar juga merasa nyaman,” pesan Drs. H. Sarjana, MM. selaku kepala Madrasah Aliyah Al- Muayyad Surakarta dalam pidato upacara pembukaan MataMuda

Sebagai tanda dimulainya kegiatan MATAMUDA, dilaksanakan prosesi penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan peserta didik baru oleh Kepala Madrasah. Penyematan tersebut menjadi simbol resmi diterimanya peserta didik sebagai bagian dari keluarga besar madrasah sekaligus mencerminkan kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengenalan serta menjalani proses pendidikan dengan penuh tanggung jawab.

Melalui upacara pembukaan ini, diharapkan seluruh peserta didik baru memiliki semangat untuk mengenal budaya madrasah, menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, akhlak mulia, serta membangun rasa kebersamaan. Momentum ini juga menjadi awal pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman dalam lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

Memasuki rangkaian kegiatan MATAMUDA yang diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, dan Mars Almuayyad. Selanjutnya peserta mengikuti sesi pembukaan yang disampaikan oleh Kepala Madrasah. Pada hari pertama ini, para peserta diperkenalkan dengan profil kemadrasahan sebagai bekal awal untuk memahami lingkungan belajar, budaya madrasah, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam proses pendidikan di Madrasah Aliyah berbasis pondok pesantren. Materi disampaikan oleh Bapak Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan.

Dalam penyampaiannya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan oleh Ibu Anis Mega Puspaningrum, S.Pd mengingatkan seluruh peserta didik untuk senantiasa mematuhi tata tertib madrasah sebagai wujud kedisiplinan dan tanggung jawab. Beliau menegaskan bahwa tata tertib bukan sekadar aturan yang harus ditaati, melainkan pedoman untuk membentuk karakter, menumbuhkan sikap disiplin, menghargai sesama, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Jadikan tata tertib sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin adalah kunci keberhasilan, dan setiap peserta didik bertanggung jawab menjaga nama baik madrasah melalui sikap, perilaku, dan prestasi yang baik."

Selain materi tentang kemadrasahan, materi mengenai wawasan kebangsaan dan moderasi beragama disampaikan oleh Bapak Eko Rohmadi, S.Ag. Materi tersebut bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan dalam keberagaman, serta sikap beragama yang moderat, toleran, dan saling menghormati. Melalui penyampaian ini, diharapkan peserta didik baru mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah penyampaian materi yang terakhir, kegiatan MATAMUDA ditutup dengan menyanyikan Hymne Madrasah.

Sesi ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal identitas madrasah sekaligus memahami perannya sebagai generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Disusun oleh: Nafisah Khoirunnissa’ dan Asva Dzakiya.

 

KHOTBAH IFTITAH PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU MA AL-MUAYYAD TAHUN AJARAN 2026/2027



   




Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta mengadakan Khotbah Iftitah bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Ahad, 12 Juli 2026 di Lapangan Pondok Pesantren Al- Muayyad Surakarta.

Khotbah Iftitah merupakan kegiatan pembuka tahun pelajaran yang memiliki peran penting dalam mengenalkan nilai-nilai kehidupan pesantren kepada peserta didik baru. Melalui kegiatan ini, para santri kelas X memperoleh arahan mengenai visi dan misi madrasah, tata tertib, budaya belajar, adab terhadap guru, kedisiplinan, serta pentingnya membangun karakter Islami sebagai bekal menempuh pendidikan di lingkungan madrasah aliyah berbasis pondok pesantren.

Prosesi penyerahan santri baru dari orang tua/wali santri kepada pihak Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren ini menjadi simbol kepercayaan serta amanah yang diberikan oleh orang tua kepada madrasah dan pesantren untuk membimbing, mendidik, dan membina para santri dalam menuntut ilmu, membentuk akhlak mulia, serta mengembangkan potensi diri sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Hari ini, kami para wali santri mau melepas anak anak kami. Ini menjadi momen yang luar biasa bagi kami, para orangtua, wali santri yang seharusnya sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai orangtua untuk mendidik mereka. Tapi mungkin karena keterbatasan waktu, dan keinginan para orangtua agar anak anaknya mendapat pendidikan yang lebih baik, maka hari ini kami mengantar anak anak kami ke Pondok Pesantren Al-Muayyad. Meskipun sebenarnya masih belum tega, kami masih kepingin dekat, tetapi ini sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai orangtua. Agar kedepannya, anak anak kami memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Dr. KH. Wafiyul Ahdi, S.H, M.Pd. selaku perwakilan wali santri baru Pondok Pesantren Al- Muayyad Surakarta.

Setelah prosesi penyerahan santri baru oleh perwakilan wali santri, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus penerimaan santri baru secara resmi oleh Pengasuh Pondok Pesantren. Momen ini menjadi penanda diterimanya para santri sebagai bagian dari keluarga besar Madrasah Aliyah berbasis pondok pesantren.

“Para bapak ibu wali santri yang baru, yang berbahagia. Pertama, saya ucapkan selamat datang di Pondok Pesantren Al-Muayyad ini. Semoga dalam keadaan sehat walafiat, dan bahagia, putra putri bapak ibu untuk dititipkan di sini, seperti yang sudah disampaikan oleh perwakilan wali santri. Dengan bismillah bersama-sama, penyerahan para santri baru saya terima. Semoga menjadikan kita dalam membina ini diberi kemudahan oleh Allah SWT,” tutur Drs. KH. Abdul Rozaq Shofawi selaku pengasuh Pondok Pesantren Al- Muayyad Surakarta.

“Untuk itu, kepada santri santriwati, saya pesankan kepada kalian, semoga kalian dalam mengikuti pendidikan ini, dengan tujuan berbakti kepada Allah dan bapak ibu, menjadi anak yang sholeh sholehah, bisa mendoakan bapak ibu di dunia dan di akhirat. Dan semoga kalian diberikan kesehatan dzahiran wa batinan di Pondok Pesantren Al-Muayyad ini. Jangan mengharap sangu, karena percayalah bapak ibu pasti akan selalu memberi kabar untuk sangu selama di pondok. Jadilah anak yang khidmat kepada guru dan para pendidik kamu. Insya Allah kalian akan menjadi anak anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin.”

Dengan berakhirnya kegiatan Khotbah Iftitah ini, diharapkan seluruh santri baru dapat memulai perjalanan pendidikan dengan semangat, tekad yang kuat, dan komitmen untuk terus belajar serta memperbaiki diri. Semoga kebersamaan antara santri, orang tua, madrasah, dan pondok pesantren senantiasa terjalin dengan baik sehingga mampu melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

 

Disusun oleh: Nafisah Khoirunnissa’ dan Asva Dzakiya.

 

SISWA-SISWI MA AL-MUAYYAD SURAKARTA YANG DITERIMA DI PERGURUAN TINGGI TAHUN AJARAN 2025/2026





Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta mengumumkan siswa-siswi yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBP, SPAN-PTKIN, SNBT SNPMB, SBUB, TARUNA PPI, dan UTUL. Pada hari Selasa, 21 Juli 2026 di Madrasah Aliyah Al Muayyad Surakarta.

Dengan penuh rasa syukur dan bangga, madrasah mengucapkan selamat kepada para siswa yang berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi melalui jalur seleksi yang telah diikuti. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan penuh dari orang tua, guru, dan seluruh warga madrasah.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa dan keluarga, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat belajar, disiplin, dan tekad yang kuat mampu mengantarkan generasi muda meraih cita-cita. Semoga pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berusaha memberikan yang terbaik dalam menempuh pendidikan.

“Kami berharap para siswa yang telah diterima di perguruan tinggi dapat terus mengembangkan potensi diri, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Selamat menempuh jenjang pendidikan yang baru, semoga sukses selalu menyertai setiap langkah menuju masa depan yang gemilang," ujar Bapak Drs. Sarjana, MM.

Daftar siswa-siswi MA Al-Muayyad Surakarta yang diterima di Perguruan Tinggi, sebagai berikut:

1.    1.  UPN Veteran Yogyakarta: S1 Ekonomi Pembangunan

2.   2. Universitas Diponegoro: D4 Informasi dan Humas, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Sejarah, S1 Sastra Indonesia, S1 Kedokteran

3.    3.  Poltekkes Surakarta: Pendidikan Profesi Bidan

4.    4. UIN Raden Mas Said Surakarta: Hukum Keluarga Islam, Tasawuf dan Psikoterapi, Pendidikan Bahasa Arab, Manajemen Bisnis Syari’ah, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, PGMI, Bimbingan dan Konseling Islam, PIAUD, PAI, Tadris Biologi

5.    5. UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo: Hukum Keluarga Islam

6.    6. UIN Salatiga: Tadris Bahasa Inggris, PGMI

7.  7. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: Ekonomi Syari’ah, Aqidah dan Filsafat Islam, Sosiologi Agama, Sejarah dan Kebudayaan Islam

8   8. UIN Walisongo Semarang: Manajemen Haji dan Umrah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ekonomi Syari’ah, Tadris Biologi

9.   9. Politeknik Negeri Semarang: D3 Teknik Mesin

1010. Politeknik Negeri Pontianak: Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan

1111.  Politeknik Perkeretaapian Madiun: D3 Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian

1212. Universitas Gadjah Mada: D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, S1 Fisika

 

 

Disusun oleh: Asva Dzakiya dan Nafisah Khoirunnissa’



PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN PELAJARAN 2025/2026

PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN PELAJARAN 2025/2026

MA AL-MUAYYAD SURAKARTA


Sehubungan dengan telah berakhirnya proses pembelajaran siswa-siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, maka pada:

1. Hari/tanggal: Selasa/04 Mei 2026 diumumkan hasil kelulusan secara online melalui website resmi MA Al-Muayyad Surakarta pada pukul 17:00 WIB.

2. Kepala MA Al-Muayyad Surakarta, selaku Ketua Penyelenggara Ujian Madrasah tahun Pelajaran 2025/2026, dengan mengacu pada: 

A. Kurikulum Madrasah MA Al-Muayyad Surakarta yang menggunakan Kurikulum Merdeka.

B. Kriteria kelulusan siswa MA Al-Muayyad Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026.

C. Rapat Pleno Dewan Pendidik tentang kelulusan Tahun Pelajaran 2025/2026 pada tanggal 28 April 2026. 

Menyatakan bahwa Hasil Keputusan Penentuan Kelulusan kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 dilakukan sebagai berikut :

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan agar diketahui. Pembagian SKL akan dilaksanakan hari Selasa, 05 Mei 2026, bertempat di MA Al-Muayyad Surakarta.

SHARING MOTIVASI BERSAMA ALUMNI AL-AZHAR MESIR OLEH SYAIKH SUBHI GHONIM

SHARING MOTIVASI BERSAMA ALUMNI AL AZHAR MESIR OLEH SYEIKH SUBHI GHONIM 

Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta mengadakan acara sharing motivasi untuk para santriwan-santriwati Madrasah Aliyah oleh Syaikh Subhi Ghonim. Pada hari Rabu 11 Februari 2026 di aula lantai 1 Madrasah Aliyah Al Muayyad Surakarta.
 
Syaikh Subhi Ghonim merupakan Qori’ internasional dan pengajar Al Qur’an, beliau telah mengimami banyak masjid di berbagai kota di Mesir, seperti kota Alexandria dan Kairo. Beliau merupakan alumni Universitas Al Azhar Mesir. Beliau juga telah meluluskan dan memberi sanad kepada banyak murid dari berbagai kalangan usia. Beliau telah melakukan perjalanan ke berbagai negara diantaranya Malaysia, kemudian menetap di Indonesia. Beliau telah berprofesi sebagai pengajar di beberapa ma’had, diantaranya ; PPTQ Ar Rahmah, Lumajang. PPA Ibnu Katsir, Jember. PPTQ Bahrusysyifa, Lumajang. Dan masih banyak lainnya.

Beliau mengunjungi Madrasah Aliyah Al Muayyad untuk memberikan motivasi untuk tetep melanjutkan pendidikan,terlebih lagi di Universitas Al Azhar Mesir. Beliau menawarkan akses yang mudah bagi siswa siswi MA Al Muayyad. “Apabila kalian mempunyai hafalan 3 juz dan bisa atau mau mempelajari Bahasa Arab kalian sudah bisa menjadi calon mahasiswa Al Azhar, saya akan bantu apabila kalian berkeinginan” Tutur beliau pada acara motivasi kemarin. 

Syeikh Subhi Ghonim juga memberikan beberapa tips agar cepat menghafal bacaan Qur’an “Hafalkan 1 ayat terlebih dahulu,jika sudah hafal lanjutkan dengan menghafal ayat berikutnya. Jadi tidak langsung menghafal 1 halaman,dan 1 ayat itu harus di’semakan dulu pada guru. Jangan langsung menghafal berikutnya apabila belum di koreksi oleh guru yang me’nyemak. Yang kedua tidak boleh meninggalkan halaman sebelumnya, harus sering di muroja’ah. Jika memulai hafalan baru dibaca sampai 50 kali agar mutqin (kuat) dan tetap membawa hafalan sebelumnya dan minimal harus dibaca 3 hari sekali setelah sholat shubuh dan 2 kali muroja’ah setelah ashar dan sebelum tidur juga dibaca.” Syeikh Subhi Ghonim akan membantu santri apabila berminat untuk melanjutkan Pendidikan di Mesir “Insyaallah tidak ada itu saja untuk syarat lebih lanjut mungkin 3 bulan sebelum berangkat nanti.” Ungkap Syeikh Subhi Ghonim saat di tanya apa yang harus disiapkan selain menguasai dasar Bahasa arab dan minimal 3 juz Al Qur’an.

Kepala Madrasah Aliyah juga berharap agar siswa siswi Madrasah Aliyah mendapatkan Pendidikan selanjutnya yang lebih baik agar menuju masa depan yang baik pula “Khususnya untuk para santri tahfidz mempunyai banyak kesempatan. Setelah mendapat sharing motivation, kelak para lulusan MA Al Muayyad akan menjadi alumni yang berkualitas dan mencetak citra baik bagi Madrasah Aliyah Al Muayyad. Dengan adanya kesempatan besar ini insyaallah masa depannya akan baik.” Bapak Sarjana juga berusaha untuk menjamin agar tetap lebih baik. “Yang pertama kita berusaha keras menyelenggarakan KBM dengan baik dari guru yang baik dan siswa dididik menjadi yang terbaik dan kami berharap para lulusan MA Al Muayyad mendapatkan Universitas yang diinginkan. “Ungkap Bapak Sarjana.

Kami juga mewawancarai salah satu siswi kelas XII terkait kegiatan motivasi tersebut, ia mengungkapkan bahwasannya kegiatan hari ini sangat bermanfaat khusunya untuk kami, kelas XII yang ingin melanjutkan pendidikan setelah SMA “Saya pribadi kurang percaya diri atas kemampuan saya untuk mengambil kesempatan ini, tetapi melihat dari banyaknya benefit yang ditawarkan, cukup membuat saya tertarik, terlebih lagi melihat biaya hidup yang terjangkau.“ Tutur Kayyisa selaku perwakilan kelas XII. 

Dalam hasil wawancara tim Jurnalistik Madrasah beliau mengungkapkan alasan menawarkan kemudahan akses menuju Universitas Al Azhar Mesir untuk berbagai pelajar di Indonesia adalah agar banyaknya generasi muda yang berwawasan islam yang baik dan berkualitas yang tersebar di Indonesia 
 
Disusun oleh: Dini Agustin, Nisakirana dan Ressy Keyla

MERAIH HIKMAH ISRA’ MI’RAJ MELALUI SHOLAWAT, MENYUCIKAN HATI DAN JIWA






MERAIH HIKMAH ISRA’ MI’RAJ MELALUI SHOLAWAT, MENYUCIKAN HATI DAN JIWA

Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan kegiatan Madrasah Aliyah Bersholawat  pada hari Rabu 21 Januari 2026 bertempatan di aula Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta lt.1. Memperingati Isra’ Mi’raj 1447 H.

 

Acara ini dilakukan untuk memeriahkan dan memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj, yang di mana kita ketahui bahwasanya peristiwa ini adalah salah satu peristiwa penting yang mana kita sebagai umat muslim harus percaya dan memahami makna dari peristiwa tersebut. Oleh karena itu IPMA MADRASAH ALIYAH mengadakan acara “Madrasah Aliyah Bersholawat” untuk mengajak para siswa siswi bersholawat bersama.

Acara ini, juga bertujuan meningkatkan keimanan dan karakter Islami, menumbuhkan kecintaan pada Allah dan Nabi Muhammad SAW, memberikan ketenangan hati, memperkuat akhlak mulia, serta menjadi sarana doa terkabul dan meraih syafaat Nabi. Kegiatan ini membentuk siswa menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, serta cerdas secara spiritual dan akademis. .

“Terimakasih untuk para siswa siswi Madrasah Aliyah atas partisipasinya dalam memeriahkan acara Madrasah Aliyah Bersholawat kali ini khususnya pada guru serta teman teman tim hadroh MALAKA. Saya harap kita dapat senantiasa taat sebagai umat Nabi Muhammad dan sebagai siswa dan siswi Madrasah Aliyah Al-Muayyad.” Terang Albani selaku perwakilan IPMA Madrasah Aliyah Surakarta.

Madrasah Aliyah Bersholawat kali ini di hadiri oleh Drs. Sarjana, MM. sebagai Kepala Madrasah Aliyah Surakarta dan para guru dan staf Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta.                                                                                                                        

“Peristiwa ini adalah sebagai penghibur bagi Rasulullah SAW yang mana kita tau beliau mengalami kesedihan yaitu wafatnya istri tercinta yaitu Siti Khadijah, dan berpulangnya orang yang paling beliau hormati yaitu Abu Tholib, atau yang biasa kita kenal sebagai “Amul Khuzni” atau tahun kesedihan. Dalam peristiwa ini Nabi Muhammad juga diperintahkan untuk menunaikan sholat sebanyak 50 waktu, namun beliau menawar menjadi 5 waktu agar umatnya senantiasa mengerjakannya. Maka dari itu marilah kita sebagai umat Nabi Muhammad yang taat untuk mengerjakan sholat 5 waktu” Ungkap Bapak Sarjana selaku kepala Madrasah Aliyah

 

Acara ini berlangsung dengan lancar dan meriah,acara ini ditutup dengan sesi foto bersama para guru dan IPMAWAN dan IPMAWATI Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta serta untuk mengisi acara sekaligus penutup diadakan NOBAR santri di aula Madrasah Aliyah sebagi sarana refreshing di awal tahun 2026.

Disusun oleh: Dini Agustin dan Nisakirana

 

 

PELANTIKAN KEPALA MADRASAH ALIYAH AL-MUAYYAD SURAKARTA TAHUN 2025

PELANTIKAN KEPALA MADRASAH ALIYAH AL-MUAYYAD SURAKARTA
TAHUN 2025 






Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan kegiatan pelantikan kepala madrasah pada hari Sabtu 14 Juni 2025 bertempatan di gedung madrasah aliyah Al-Muayyad Surakarta lt.2.

Pelantikan kepala madrasah merupakan momentum penting dalam dunia pendidikan. Kegiatan melantik bukan sekadar seremonial, tetapi simbol komitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Kepala madrasah baru diharapkan membawa perubahan positif, inovasi, dan strategi dalam memajukan madrasah. 

Pelantikan ini juga mengingatkan tanggung jawab besar yang diemban, yaitu memastikan lingkungan belajar kondusif dan mendukung perkembangan siswa. Melalui pelantikan ini, kepala madrasah diharapkan dapat menjalin kerja sama yang baik dengan guru, siswa, dan orang tua, serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang berpendidikan dan berkarakter.

Pelantikan Kepala Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta kali ini di hadiri oleh ibu Hj.Dr.Ari Hikmawati, S.Ag M.Pd. sebagai ketua Madaris Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta,  KH Abdul Rozaq Shofawi sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta dan Bapak Faishol Rozaq, S.Ag. selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta. Berdasarkan keputusan pihak pondok pesantren dan pihak madrasah aliyah diputuskan bahwa Drs. Sarjana, M.M. diamanati sebagai Kepala Madrasah Aliyah Surakarta yang baru.                                                                                                                          
“Seperti yang kita ketahuai bahwasannnya Bapak Sarjana bukan alumni pondok Al-Muayyad namun seperti yang di katakan oleh Bapak Sarjana tadi, beliau merupakan murid dari KH. Abdul Rozaq juga. Walaupun tidak seperti para kepala Madrasah Aliyah sebelumnya, beliau pernah menempuh pendidikan yang di mana berbasis kedisiplinan yang tinggi semoga akan memberi efek energi baru, pengalaman baru pula bagi Madrasah Aliyah Al-Muayyad. Kita harus siap di berbagai kondisi situasi yang berada di depan kita dan harapan saya Madrasah Aliyah Kembali bangkit oleh semangat yang baru pula.” Ungkap Ibu Ari Hikmawati selaku ketua Madaris Pondok .

“Puji Syukur Allhamdulillah, Kyiai Rozaq mempercayai saya sebagai kepala Madrasah Aliyah menggantikan Bapak Rodlin, saya tidak bermimpi untuk menjadi kepala madrasah, pertama saya datang ke sini untuk dimintai mengajar yaitu Pelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah namun sesuatu bisa terjadi kapan saja dan kita harus siap menghadapinya. Saya harap bisa mengelola Madrasah Aliyah menjadi baik dan lebih baik.” Terang Bapak Sarjana selaku kepala Madrasah Aliyah terpilih.

Dari hasil wawancara dengan kepala Madrasah Aliyah baru ini, beliau memaparkan Langkah awal yang akan di lakukan di Madrasah Aliyah Al-Muayyad “Saya akan menertibkan kedisiplinan untuk siswa-siswi madrasah dari mulai waktu kedatangan, saya berharap bukan hanya siswa yang sadar akan kepentingan datang tepat waktu melalui pengurus pondok yang bisa mengingatkan kepada para santri  untuk ke madrasah tepat waktu layaknya orang tua mengingatkan anaknya,dan saya paham bahwa keterlambatan para siswa di sebabkan oleh padatnya kegiatan pondok tetapi tetap harus ingat waktu istirahat, dan saya ingin guru juga memiliki rasa kedisiplinan yang tinngi seperti datang sebelum para siswi datang sehingga bisa menyambut para siswa-siswi dan seperti madrasah pada umumnya jika melanggar akan di kenakan ‘punisment’ atau hukuman bagi murid yang melanggar, termasuk saya ingin menertibkan kebersihan di madrasah Aliyah ini. Saya ingin para siswa sadar akan kedisiplinan dan kebersihan demi kenyamanan madrasah kita.”

Disusun oleh: Ressy Keyla Agustin dan Nisakirana
 
Design by Cak Imin | | Agus Muhaimin