Surakarta- Madrasah
Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan upacara pembukaan Masa Ta’aruf Murid
Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Senin, 13 Juli 2026 di halaman
Madrasah Aliyah Al- Muayyad Surakarta.
Kegiatan Masa Ta'aruf Murid
Madrasah (MATAMUDA) secara resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang
berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Upacara ini menjadi
awal dimulainya rangkaian pengenalan lingkungan madrasah bagi peserta didik
baru sebagai langkah awal memasuki kehidupan belajar di Madrasah Aliyah
berbasis pondok pesantren.
“Saya ucapkan selamat
datang dan selamat bergabung di Madrasah Aliyah Al- Muayyad. Jadilah siswa
siswi yang rajin, disiplin, dan bersemangat sekolah. Jika kalian malas
bersekolah, ingatlah wajah lelah orang tua kalian yang bekerja keras mencari
nafkah untuk membiayai sekolah kalian. Sebagai siswa-siswi madrasah Aliyah yang
religius, jangan sekali-kali tinggalkan sholat, ngaji, dan perbanyak ibadah
sunnah lainnya. Terus berbakti kepada orang tua meski berjarak jauh, sampaikan
rindu kalian melalui doa yang kalian panjatkan. Hormati semua guru yang ada di
sini, dan bertemanlah dengan baik. Saya juga berpesan, jaga kebersihan
lingkungan Madrasah Aliyah Al- Muayyad, jangan tinggalkan sampah. Mari bersama-sama
menjaga lingkungan madrasah agar tetap bersih sehingga kalian yang belajar juga
merasa nyaman,” pesan Drs. H. Sarjana, MM. selaku kepala Madrasah Aliyah Al-
Muayyad Surakarta dalam pidato upacara pembukaan MataMuda
Sebagai tanda dimulainya
kegiatan MATAMUDA, dilaksanakan prosesi penyematan atribut secara simbolis
kepada perwakilan peserta didik baru oleh Kepala Madrasah. Penyematan tersebut
menjadi simbol resmi diterimanya peserta didik sebagai bagian dari keluarga
besar madrasah sekaligus mencerminkan kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh
rangkaian kegiatan pengenalan serta menjalani proses pendidikan dengan penuh
tanggung jawab.
Melalui upacara pembukaan
ini, diharapkan seluruh peserta didik baru memiliki semangat untuk mengenal
budaya madrasah, menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, akhlak mulia,
serta membangun rasa kebersamaan. Momentum ini juga menjadi awal pembentukan karakter
peserta didik yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan berlandaskan
nilai-nilai keislaman dalam lingkungan madrasah dan pondok pesantren.
Memasuki rangkaian
kegiatan MATAMUDA yang diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah,
dan Mars Almuayyad. Selanjutnya peserta mengikuti sesi pembukaan yang
disampaikan oleh Kepala Madrasah. Pada hari pertama ini, para peserta
diperkenalkan dengan profil kemadrasahan sebagai bekal awal untuk memahami
lingkungan belajar, budaya madrasah, tata tertib, serta nilai-nilai yang
menjadi landasan dalam proses pendidikan di Madrasah Aliyah berbasis pondok
pesantren. Materi disampaikan oleh Bapak Kepala Madrasah dan Wakil Kepala
Bidang Kesiswaan.
Dalam penyampaiannya,
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan oleh Ibu Anis Mega Puspaningrum, S.Pd
mengingatkan seluruh peserta didik untuk senantiasa mematuhi tata tertib
madrasah sebagai wujud kedisiplinan dan tanggung jawab. Beliau menegaskan bahwa
tata tertib bukan sekadar aturan yang harus ditaati, melainkan pedoman untuk
membentuk karakter, menumbuhkan sikap disiplin, menghargai sesama, serta
menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
"Jadikan tata tertib
sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin adalah kunci
keberhasilan, dan setiap peserta didik bertanggung jawab menjaga nama baik
madrasah melalui sikap, perilaku, dan prestasi yang baik."
Selain materi tentang
kemadrasahan, materi mengenai wawasan kebangsaan dan moderasi beragama disampaikan
oleh Bapak Eko Rohmadi, S.Ag. Materi tersebut bertujuan menumbuhkan rasa cinta
tanah air, semangat persatuan dalam keberagaman, serta sikap beragama yang
moderat, toleran, dan saling menghormati. Melalui penyampaian ini, diharapkan
peserta didik baru mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan semangat
kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah penyampaian materi yang
terakhir, kegiatan MATAMUDA ditutup dengan menyanyikan Hymne Madrasah.
Sesi ini menjadi langkah
awal bagi peserta didik baru untuk mengenal identitas madrasah sekaligus
memahami perannya sebagai generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia,
memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu mengamalkan nilai-nilai
moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.
Disusun oleh: Nafisah
Khoirunnissa’ dan Asva Dzakiya.





















.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
