Human Should Humanity: Implementasi Kegiatan SBH

Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad mengikuti Implementasi Kegiatan Saka Bakti Husada  (SBH) yang di adakan oleh SBH Puskesmas Purwosari. Pada hari Kamis, 30 Juli 2026 di SMKN 4 Surakarta.

SBH adalah wadah kegiatan Saka Bakti Husada (SBH) dalam gerakan Pramuka yang berfokus pada bidang kesehatan. Melalui kegiatan ini Puskesmas Purwosari berupaya membangun kerja sama dengan pihak sekolah dalam mendukung pembinaan kesehtan remaja melalui edukasi, promosi kesehatan, serta kegiatan dan mendorong tercipta nya lingkungan sekolah yang sehat.

Sementara itu, Pejabat Teknis UKM Esensial dan Keperawatan Kesmas UPT Puskesmas Purwosari, Dr. Devita Ayu mengungkapkan keluh kesah sejak 3 tahun terakhir terkait pertemuan SBH. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa kendala dalam persiapan kegiatan ini.

“Tujuan kegiatan implementasi ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan supaya nanti dapat dipraktikkan di sekolah. Saya sudah memegang SBH sejak 3 tahun terakhir. Ini bukan kegiatan yang pertama, tahun tahun sebelumnya sudah ada dan sebenarnya saya ingin mengumpulkan adik-adik setiap bulannya, tapi tidak bisa karena ada kendala dalam anggaran. Tidak mungkin kami mengadakan kegiatan dengan anggaran yang tidak memadai,” ungkapnya.

“Harapan untuk sekolah paling tidak memiliki organisasi SBH, supaya informasi tentang kesehatan ada manfaatnya dalam kepramukaan. Selain itu SBH dapat berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan sekolah,” sambungnya.

Kegiatan ini tidak hanya pemaparan materi mengenai kesehatan tetapi berbagai hal kepramukaan seperti hal nya macam-macam Saka serta menjelaskan krida  yang ada di dalam SBH.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai materi dasar  dan  fungsi diadakannya SBH serta menjelaskan Saka Saka  lainnya yang ada di kepramukaan, sekaligus menambah wawasan dan pengalaman dalam bidang keehatan,” terang Salwa selaku peserta SBH.

Rakyan Damar mengaku bahwa dia senang mengikuti kegiatan implementasi. Baginya kegiatan ini selain menambah pengetahuan seputar kesehatan, juga dapat memperluas relasi dengan sekolah lain. “Materi kesehatan kemarin sudah cukup untuk remaja seperti saya. Mulai dari PHBS hingga penyakit menular yang disertai infografik sehingga mudah dimengerti dan dipahami.”

 Disusun oleh: Irham Luthfi dan Nafisah Khoirunnissa'

Pahami Minat dan Bakat Siswa melalui Tes Psikologi ‘ANNAVA’


Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad melaksanakan kegiatan Tes Psikologi ‘ANNAVA’ bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 di ruang kelas X lantai 3 Madrasah Aliyah pada hari Rabu, 22 Juli 2026.

Tes psikologi ‘ANNAVA’ dilakukan untuk mengetahui IQ siswa dan memahami minat serta bakat mereka yang dibutuhkan untuk pemilihan jurusan saat perkuliahan nantinya. Selain itu, siswa-siswi juga akan dites mengenai metode belajar yang efektif bagi mereka.

Dalam hasil wawancara tim jurnalistik, Ibu Dian Sasmita, M.Psi. mengatakan bahwa “ Proses pelaksanaan tes pskologi ANNAVA dilakukan dengan beberapa tes/tahapan, yaitu peserta dianjurkan menulis identitas, menulis kelebihan & kekurangan pribadi masing-masing anak, serta menyelesaikan soal-soal psikologi yang telah disediakan oleh pihak ANNAVA.”

Selama tes berlangsung, siswa-siswi melaksanakan dengan konsentrasi, tertib, dan penuh khidmat.



“Tes psikologi ini merupakan salah satu program dari sekolah yang rutin dilaksanakan setiap tahun bagi peserta didik baru, dan termasuk salah satu rangkaian acara MATAMUDA yang dilaksanakan selama satu minggu. Tes ini bertujuan untuk mengetahui IQ siswa-siswi dan memahami minat bakat masing-masing individu, yang nantinya akan digunakan sebagai penjurusan di dunia perkuliahan,” tutur Drs. Sarjana, MM selaku kepala Madrasah Aliyah Al-Muayyad.

Disusun oleh: Asva Dzakiya 

CKG sebagai Jalan Antisipasi Dini Penyakit pada Remaja


Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk siswa-siswi kelas X dan XII bersama Puskesmas Purwosari di aula pondok putri pada hari Rabu, 29 Juli 2026.

Cek Kesehatan Gratis adalah implementasi program pemerintah terkait kesehatan masyarakat yang dimulai sejak 2025. Awalnya, kegiatan ini akan rutin dilakukan setiap tahun sekali sebagai hadiah ulang tahun untuk masyarakat. Namun pada akhirnya, CKG digabungkan dengan screening kesehatan sekolah, sehingga bisa dilakukan kapan saja.

 dr. Oktaviana Halisanti memaparkan, “Tujuan yang pasti dari penggabungan kegiatan ini ada tiga; yang pertama untuk mendeteksi dini penyakit, kemudian mengobati secara cepat jika ada sakit yang harus ditindaklanjuti, lalu yang ketiga, untuk meringankan beban pemerintah supaya meminimalisir komplikasi penyakit yang membutuhkan biaya tinggi.”

Diharapkan siswa-siswi untuk kedepannya bisa menjaga kesehatan dan melapor apabila merasakan gejala penyakit pada kesehatan.Harapan kami, untuk anak-anak yang sudah melakukan CKG dan mendapat rujukan bisa segera ditindaklanjuti. Supaya tidak memperburuk kondisi kesehatan ketika menginjak usia dewasa,” sambungnya.

Semangat dan antusias siswa-siswi terpancar dari kesabaran mereka dalam menunggu giliran melakukan cek kesehatan. Sebelum itu, mereka diberikan sosialisasi singkat seputar kegiatan oleh petugas Puskesmas Purwosari.

“Senang bisa mengikuti CKG karena saya jadi mengetahui kondisi kesehatan diri saya dan juga paham tentang tindakan yang harus dilakukan mengenai kondisi gigi saya yang ternyata masih ada gigi susu yang kokoh sehingga dokter menyarankan saya untuk melakukan operasi kecil,” ungkap Maisaroh Etiya Mukti yang merupakan salah satu siswi kelas XII-IPA 2

Hasil dari CKG siswa-siswi kebanyakan memiliki masalah pada gigi berlubang dan karies, kotoran telinga (serumen) yang menumpuk sehingga mengganggu pendengaran, riwayat mata minus yang belum memakai kacamata, dan lebih sering Hb yang rendah pada remaja perempuan (anemia). Untuk penderita anemia, disarankan rutin mengonsumsi tablet tambah darah. Apabila Gula Darah Sewaktu (GDS) tinggi, diharuskan mengubah pola hidup, seperti diet rendah garam untuk hipertensi, dan diet rendah gula untuk diabetes. Serta disertai olahraga teratur.

Alifia Cahya Kamila kelas XII-IPA 1, juga turut memberikan kesan terhadap kegiatan CKG. Ia mengungkapkan, “Adanya CKG merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan siswa-siswinya.”

Disusun oleh: Asva Dzakiya dan Nafisah Khoirunnissa


Edukasi Kesehatan Seksual Jadi Kunci Cegah Perilaku Berisiko di Madrasah



Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad mengikuti Sosialisasi Kesehatan Seksual yang diadakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Al-Muayyad untuk siswa-siswi pada hari Sabtu, 18 Juli 2026 yang bertempat di Aula SMA Al-Muayyad Surakarta.

Guna mematahkan persepsi banyak orang dalam menilai pondok pesantren dikarenakan banyaknya kasus yang terjadi terkait pelecehan seksual, kegiatan ini dilakukan untuk mengedukasi siswa-siswi dalam menata pergaulan di zaman yang kurang aman. Memberikan imbauan tentang batasan, baik antara murid dengan guru, dan laki-laki dengan perempuan. Materi tersebut dipaparkan oleh dr. Hj. Tri Wigati selaku jogo santri pondok Al Muayyad Surakarta. Sebagai dokter, Beliau sangat mengedepankan kebersihan dan kesehatan di pondok pesantren. 


"Kita harus menjaga kesehatan seksual, karena penting untuk masa depan. Kita juga harus waspada pada pergaulan zaman sekarang, jangan sampai terjerumus dalam pergaulan bebas," pesannya. 

Pentingnya menjaga kesehatan seksual seringkali terabaikan, hanya karena topik ini dianggap tabu oleh sebagian masyarakat. Akhirnya, pondok pesantren mendobrak batasan tersebut dan menyajikan fakta medis yang mudah dipahami oleh siswa-siswi. 

Salah satu siswi kelas XI, Alfi Faizzatur Rohmah mengaku bahwa sosialisasi ini bermanfaat bagi santri karena banyak edukasi yang dapat kita terapkan di kehidupan sehari-hari. Seperti menjaga kesehatan, pola makan, pola tidur, dan bahaya narkoba serta rokok.

Tim jurnalistik melakukan wawancara dengan siswi kelas XI, Latifah Nurul Aini, "Saya tidak setuju dengan orang yang merokok, karena hal itu merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, dapat merusak organ tubuh secara perlahan. Maka dari itu, sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi remaja dan orang dewasa agar sadar dan tidak berlarut-larut dalam kebiasaan buruk." 

Diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain, khususnya pondok pesantren. Demi membangun madrasah dan pesantren yang sehat tanpa rokok dan narkoba. Serta mencegah pelecehan seksual di kalangan madrasah dan pesantren.

"Terima kasih Bu Tiwi, sudah memberikan edukasi dengan penyampaian yang baik, rinci, mudah dipahami, dan menyenangkan. Bersyukur bisa mendapatkan edukasi seperti ini di Pondok Pesantren," ungkap Queensa Humaira Azzahra, salah satu siswi kelas XI yang mengikuti sosialisasi. 

Disusun oleh: Asva Dzakiya dan Nafisah Khoirunnissa

Tanamkan Jiwa Demokrasi Sejak Dini, Menjaga Pergaulan untuk Masa Depan


Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad mengadakan kegiatan sosialisasi bersama BAWASLU dan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bersama KUA Laweyan, Surakarta dalam rangkaian acara MATAMUDA hari kelima. Pada hari Jum’at, 17 Juli 2026 di Aula lantai 1 MA Al-Muayyad Surakarta.

BAWASLU Kota Surakarta memiliki program BAWASLU Goes to Pesantren yang bertujuan untuk mengajarkan pemahaman demokrasi kepada siswa-siswi pondok pesantren yang akan melakukan pemilu perdana di 2029 mendatang. Siswa-siswi diajarkan tentang pentingnya literasi digital pada era modern seperti sekarang ini, terutama pada pemilih generasi Z. Menurut data yang diberikan, pemilih pada pemilu 2024 didominasi oleh pemilih generasi Z dengan rentang usia 18-24 tahun.

“Anak-anak generasi Z rata-rata sudah memiliki akun media sosial masing-masing. Maka dari itu, untuk menghindari konflik digital, diperlukan adanya penyuluhan dan sosialisasi pada siswa-siswi di sekolah. Tujuan lainnya adalah untuk menumbuhkan sikap kritis dalam menganalisis banyaknya berita palsu yang beredar di media sosial. Agar kedepannya, siswa-siswi bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial, dan tidak memunculkan konflik-konflik baru yang memecah belah masyarakat,” tutur Agus Sulistyo, S.E., S.H., MM., selaku pembicara dari BAWASLU Kota Surakarta.

Kemudian dilanjut Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) oleh KUA Laweyan yang bertujuan untuk mengajarkan pentingnya memiliki prinsip kehidupan dimulai dari usia remaja.

”Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini diberikan untuk siswa setingkat SMP dan SMA, karena pemerintah kita sangat concern dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Kemudian, dalam perkembangan remaja, selain mereka menyerap ilmu dari guru-guru, mereka punya gambaran hidup ke depan, bagaimana menata diri, menata pergaulan dengan guru, dengan teman, dan kemudian memahami batasan agar tidak terjerumus pada pergaulan yang tidak baik, seperti narkoba, minuman keras, perjudian, dan pernikahan dini,” ujar Amin Rasyadi selaku pembicara dari KUA Laweyan.

“Untuk menjadi remaja yang berkarakter baik, lingkungan sangat mempengaruhi. Kalau di pesantren, kita belajar bukan hanya teoritis, tetapi juga mempraktekkan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Ketika tinggal di pesantren, pasti diarahkan untuk memiliki karakter baik, karena keseharian kita langsung terlihat, beda dengan sekolah di luar. Selain itu, pasti ada pengasuh dan kyai yang selalu mendoakan kita, sehingga selain bimbingan dari guru dan pengurus, Allah SWT akan memberikan hidayah untuk kemudian membentuk karakter yang baik pada diri kita. Kemudian agar melatih karakter yang bertanggung jawab, tinggal di pesantren juga menuntut kita untuk mandiri. Kita akan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, untuk kemudian, seiring bertambah kedewasaan, kita akan diberikan tanggung jawab terhadap teman-teman, melalui organisasi dan seterusnya sesuai tingkatan usia. Tanggung jawab bukan sesuatu yang dipelajari, tapi dipupuk, dipraktekkan, berkembang sesuai umur dan peran,” tambahnya.

Disusun oleh: Asva Dzakiya dan Nafisah Khoirunnissa’

 

 

Membakar Semangat Kebersamaan dalam Penerimaan Tamu Ambalan Tahun Ajaran 2026/2027



Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) yang diadakan oleh Dewan Ambalan Penegak (DAP) pramuka gugus depan 01. 133 – 01.134. Pada hari Kamis, 16 Juli 2026 di MA Al-Muayyad Surakarta.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kehidupan ambalan kepada calon pramuka penegak melalui beberapa materi dan aktivitas yang menumbuhkan rasa kebersamaan, kekompakkan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa penuh semangat mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Berbagai kegiatan dirancang untuk mewujudkan tujuan tersebut, di antaranya sebagai sarana menumbuhkan kekompakkan, kreativitas, dan rasa percaya diri, maka peserta dibentuk menjadi beberapa sangga dan wajib membuat yel-yel untuk ditampilkan dihadapan DAP dan peserta PTA lainnya. Selain itu, penyampaian materi dilakukan di luar ruangan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif sekaligus melatih fisik, mental, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi.

Selaku pembina pramuka gugus depan 01. 133 – 01. 134, Drs. Hady Wiyata menyampaikan, “Salam Pramuka! Selamat datang kepada seluruh peserta Penerimaan Tamu Ambalan. Jadikan kegiatan ini sebagai awal untuk belajar menjadi Penegak yang disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa kepemimpinan. Ikuti setiap kegiatan dengan semangat, jaga kekompakan, dan amalkan Tri Satya serta Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Selamat mengikuti kegiatan. Semoga kalian menjadi Penegak yang tangguh, berkarakter, dan bermanfaat bagi sesama.”

“Menurut pribadi, senang bisa mendampingi adik-adik selama kegiatan PTA berlangsung. Memberikan apa yang kami tahu kepada adik-adik tentang Pramuka, dan memperkenalkan ekstrakulikuler Pramuka di Madrasah Aliyah Al-Muayyad, dan sama-sama belajar tentang kepramukaan bersama adik-adik. Tentunya adanya DAP di kepramukaan Madrasah Aliyah menjadi pendamping dan panutan bagi adik-adik di Madrasah Aliyah. Harapan kami selaku DAP semoga adik-adik menjadi penerus dan dapat mengokohkan pondasi kepramukaan Madrasah Aliyah yang sudah dibangun oleh para kakak kelas kita sebelumnya,” papar Arifin Aryzaldy yang menjabat sebagai Pradana masa bakti 2026 – 2027.

Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para tamu ambalan Umar bin Khattab dan Siti Khadijah, gugus depan 01. 133 – 01. 134 untuk bergabung dan berperan aktif dalam membangun Ambalan Pramuka di lingkungan madrasah.

 

Disusun oleh: Nafisah Khoirunnissa’ dan Asva Dzakiya. 

Menguatkan Moderasi Beragama, melalui Sosialisasi Toleransi di Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta




 Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Rabu, 15 Juli 2026 di ruang kelas Madrasah Aliyah Al- Muayyad Surakarta.

Kegiatan MATAMUDA hari ketiga mengenai Madrasah Sehat, Aman, dan Menyenangkan dapat mencerminkan komitmen madrasah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual; aman dari segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi; serta menyenangkan melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan inspiratif. Dengan suasana yang nyaman dan penuh kekeluargaan, diharapkan setiap peserta didik mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.

“Keberagaman menjadi nilai-nilai yang sangat berharga dalam kehidupan. Karena pasti, adik-adik semua akan menemui perbedaan, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah. Saat bergaul dengan teman, tentunya akan menemui teman yang berbeda suku, ras, dan adat istiadat, misalnya. Keberagaman di Indonesia ini justru mengeratkan persatuan antar masyarakat,” tutur Bambang Tri Antono, selaku perwakilan FKUB Kemenag Surakarta, saat memberikan penyuluhan kepada peserta MATAMUDA mengenai pentingnya menghargai keberagaman.

Dalam pergaulan masa kini, marak terjadi diskriminasi karena kurangnya pemahaman tentang toleransi di kalangan  remaja. Maka dari itu, penting sekali untuk memberikan penyuluhan yang menyeluruh kepada siswa-siswi baru untuk menanamkan karakter yang baik.

“Kegiatan MATAMUDA kemarin nyaman dan tidak melelahkan. Kami belajar untuk menghargai teman yang berbeda suku, dan belajar untuk tidak membeda-bedakan teman dalam rangka menciptakan pergaulan yang baik. Selain itu banyak materi yang kita dapat serta permainan yang seru agar kita tidak bosan,” sahut Kirana Larasati Nugroho.

Penyampaian materi Madrasah Sehat, Aman, dan Menyenangkan menjadi salah satu bekal penting bagi peserta didik baru dalam memulai perjalanan belajar di madrasah. Melalui materi ini, peserta didik diajak untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, menciptakan suasana yang aman dengan saling menghormati dan menghindari segala bentuk perundungan dan diskriminasi, serta membangun budaya belajar yang menyenangkan melalui sikap positif, kerja sama, dan semangat kebersamaan.

Diharapkan nilai-nilai yang telah diperoleh selama kegiatan MATAMUDA tidak hanya dipahami sebagai materi pengenalan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah. Dengan demikian, seluruh warga madrasah dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

Disusun oleh: Asva Dzakiya dan Nafisah Khoirunnissa’

Hijaukan Madrasah, Wujudkan Ekoteologi melalui Aksi Nyata

                                                     



Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Selasa, 14 Juli 2026 di halaman Madrasah Aliyah Al- Muayyad Surakarta.

Memasuki hari kedua kegiatan MATAMUDA, semangat para peserta tetap terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Pada kesempatan kali ini, kegiatan diisi dengan materi bertema lingkungan yang bertujuan menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, serta kerja sama peserta terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mengajak peserta terlibat aktif dalam kegiatan menanam berbagai jenis tanaman. 

“Kita akan membuat lingkungan madrasah yang asri, maka dibentuk beberapa kelompok lalu kita keluar menanam beberapa jenis tanaman, yaitu tomat, cabai, dan terong. Kemudian masing-masing kelompok akan merawatnya sampai panen sehingga hasil panen tersebut nantinya bisa bermanfaat untuk kalian juga,” ujar Dra. Hj. Sri Yamsih kepada peserta MATAMUDA sebelum keluar untuk praktik secara langsung.

Selain itu, untuk melatih kerja sama tim maka kegiatan ini dilakukan secara berkelompok. Dengan metode pembelajaran yang interaktif, peserta memperoleh pengalaman nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan supaya tetap asri, mengelola lingkungan, serta menumbuhkan sikap peduli terhadap alam sejak dini.

"Kegiatannya seru dan menyenangkan. Karena keponakan ibu saya seorang petani jadi saya sudah memiliki sedikit pengetahuan tentang tanaman sehingga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah pengetahuan saya lebih dalam. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kerja sama tim, menumbuhkan rasa tanggung jawab kelompok dan membuat saya semakin mencintai lingkungan," ungkap Rio Febrian Saputra kelas 10 yang merupakan salah satu peserta kegiatan MATAMUDA.

Selanjutnya untuk sesi kedua bersama Wakil Kepala Bidang Kurikulum membahas beberapa tema. Tema pertama, orientasi ibadah dalam proses belajar mengajar. Melalui materi ini, peserta diajak memahami bahwa setiap aktivitas belajar dapat bernilai ibadah apabila dilandasi niat yang ikhlas, dilakukan dengan sungguh-sungguh, serta senantiasa menjunjung tinggi adab kepada Allah Swt., guru, dan sesama teman.

Selain itu, beliau juga menghadirkan profil singkat lulusan berprestasi sebagai sumber inspirasi. Kisah perjalanan mereka menunjukkan bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui kedisiplinan, kerja keras, doa, dan semangat untuk terus belajar. Sehingga pengalaman mereka dapat memotivasi para siswa untuk mengembangkan potensi diri dan berani meraih prestasi di berbagai bidang.

“Pembelajaran di madrasah ini menggunakan Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, dan nilai-nilai keislaman sebagai ruh dalam setiap proses pembelajaran. Melalui kurikulum ini, kegiatan belajar mengajar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berakhlak mulia, empati, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Dengan menghadirkan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan penuh makna, sehingga madrasah mampu melahirkan generasi yang cerdas, beriman, beradab, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai insan yang menjunjung tinggi nilai-nilai cinta kepada Allah Swt., sesama manusia, alam semesta, dan bangsa,” terang beliau, Ibu Diah Purwaning Putri, M.Pd

Tidak kalah penting, beliau juga membahas mengenai cara menyesuaikan diri dalam mengikuti pembelajaran di madrasah sesuai tingkat pendidikan. Beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami budaya belajar di madrasah, membangun komunikasi yang baik dengan guru dan teman, serta mengatur waktu secara efektif merupakan langkah awal untuk meraih keberhasilan dalam proses belajar.

 

Disusun oleh: Nafisah Khoirunnissa’ dan Asva Dzakiya

UPACARA PEMBUKAAN MASA TA’ARUF MURID MADRASAH (MATAMUDA) TAHUN AJARAN 2026/ 2027



 
Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan upacara pembukaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Senin, 13 Juli 2026 di halaman Madrasah Aliyah Al- Muayyad Surakarta.

Kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) secara resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Upacara ini menjadi awal dimulainya rangkaian pengenalan lingkungan madrasah bagi peserta didik baru sebagai langkah awal memasuki kehidupan belajar di Madrasah Aliyah berbasis pondok pesantren.

“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Madrasah Aliyah Al- Muayyad. Jadilah siswa siswi yang rajin, disiplin, dan bersemangat sekolah. Jika kalian malas bersekolah, ingatlah wajah lelah orang tua kalian yang bekerja keras mencari nafkah untuk membiayai sekolah kalian. Sebagai siswa-siswi madrasah Aliyah yang religius, jangan sekali-kali tinggalkan sholat, ngaji, dan perbanyak ibadah sunnah lainnya. Terus berbakti kepada orang tua meski berjarak jauh, sampaikan rindu kalian melalui doa yang kalian panjatkan. Hormati semua guru yang ada di sini, dan bertemanlah dengan baik. Saya juga berpesan, jaga kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Al- Muayyad, jangan tinggalkan sampah. Mari bersama-sama menjaga lingkungan madrasah agar tetap bersih sehingga kalian yang belajar juga merasa nyaman,” pesan Drs. H. Sarjana, MM. selaku kepala Madrasah Aliyah Al- Muayyad Surakarta dalam pidato upacara pembukaan MataMuda

Sebagai tanda dimulainya kegiatan MATAMUDA, dilaksanakan prosesi penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan peserta didik baru oleh Kepala Madrasah. Penyematan tersebut menjadi simbol resmi diterimanya peserta didik sebagai bagian dari keluarga besar madrasah sekaligus mencerminkan kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengenalan serta menjalani proses pendidikan dengan penuh tanggung jawab.

Melalui upacara pembukaan ini, diharapkan seluruh peserta didik baru memiliki semangat untuk mengenal budaya madrasah, menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, akhlak mulia, serta membangun rasa kebersamaan. Momentum ini juga menjadi awal pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman dalam lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

Memasuki rangkaian kegiatan MATAMUDA yang diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, dan Mars Almuayyad. Selanjutnya peserta mengikuti sesi pembukaan yang disampaikan oleh Kepala Madrasah. Pada hari pertama ini, para peserta diperkenalkan dengan profil kemadrasahan sebagai bekal awal untuk memahami lingkungan belajar, budaya madrasah, tata tertib, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam proses pendidikan di Madrasah Aliyah berbasis pondok pesantren. Materi disampaikan oleh Bapak Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan.

Dalam penyampaiannya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan oleh Ibu Anis Mega Puspaningrum, S.Pd mengingatkan seluruh peserta didik untuk senantiasa mematuhi tata tertib madrasah sebagai wujud kedisiplinan dan tanggung jawab. Beliau menegaskan bahwa tata tertib bukan sekadar aturan yang harus ditaati, melainkan pedoman untuk membentuk karakter, menumbuhkan sikap disiplin, menghargai sesama, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Jadikan tata tertib sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin adalah kunci keberhasilan, dan setiap peserta didik bertanggung jawab menjaga nama baik madrasah melalui sikap, perilaku, dan prestasi yang baik."

Selain materi tentang kemadrasahan, materi mengenai wawasan kebangsaan dan moderasi beragama disampaikan oleh Bapak Eko Rohmadi, S.Ag. Materi tersebut bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan dalam keberagaman, serta sikap beragama yang moderat, toleran, dan saling menghormati. Melalui penyampaian ini, diharapkan peserta didik baru mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah penyampaian materi yang terakhir, kegiatan MATAMUDA ditutup dengan menyanyikan Hymne Madrasah.

Sesi ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal identitas madrasah sekaligus memahami perannya sebagai generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Disusun oleh: Nafisah Khoirunnissa’ dan Asva Dzakiya.

 

KHOTBAH IFTITAH PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU MA AL-MUAYYAD TAHUN AJARAN 2026/2027



   




Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan Khotbah Iftitah yang diadakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Al-Muayyad bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Ahad, 12 Juli 2026 di Lapangan Pondok Pesantren Al- Muayyad Surakarta.

Khotbah Iftitah merupakan kegiatan pembuka tahun pelajaran yang memiliki peran penting dalam mengenalkan nilai-nilai kehidupan pesantren kepada peserta didik baru. Melalui kegiatan ini, para santri kelas X memperoleh arahan mengenai visi dan misi madrasah, tata tertib, budaya belajar, adab terhadap guru, kedisiplinan, serta pentingnya membangun karakter Islami sebagai bekal menempuh pendidikan di lingkungan madrasah aliyah berbasis pondok pesantren.

Prosesi penyerahan santri baru dari orang tua/wali santri kepada pihak Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren ini menjadi simbol kepercayaan serta amanah yang diberikan oleh orang tua kepada madrasah dan pesantren untuk membimbing, mendidik, dan membina para santri dalam menuntut ilmu, membentuk akhlak mulia, serta mengembangkan potensi diri sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Hari ini, kami para wali santri mau melepas anak anak kami. Ini menjadi momen yang luar biasa bagi kami, para orangtua, wali santri yang seharusnya sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai orangtua untuk mendidik mereka. Tapi mungkin karena keterbatasan waktu, dan keinginan para orangtua agar anak anaknya mendapat pendidikan yang lebih baik, maka hari ini kami mengantar anak anak kami ke Pondok Pesantren Al-Muayyad. Meskipun sebenarnya masih belum tega, kami masih kepingin dekat, tetapi ini sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai orangtua. Agar kedepannya, anak anak kami memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Dr. KH. Wafiyul Ahdi, S.H, M.Pd. selaku perwakilan wali santri baru Pondok Pesantren Al- Muayyad Surakarta.

Setelah prosesi penyerahan santri baru oleh perwakilan wali santri, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus penerimaan santri baru secara resmi oleh Pengasuh Pondok Pesantren. Momen ini menjadi penanda diterimanya para santri sebagai bagian dari keluarga besar Madrasah Aliyah berbasis pondok pesantren.

“Para bapak ibu wali santri yang baru, yang berbahagia. Pertama, saya ucapkan selamat datang di Pondok Pesantren Al-Muayyad ini. Semoga dalam keadaan sehat walafiat, dan bahagia, putra putri bapak ibu untuk dititipkan di sini, seperti yang sudah disampaikan oleh perwakilan wali santri. Dengan bismillah bersama-sama, penyerahan para santri baru saya terima. Semoga menjadikan kita dalam membina ini diberi kemudahan oleh Allah SWT,” tutur Drs. KH. Abdul Rozaq Shofawi selaku pengasuh Pondok Pesantren Al- Muayyad Surakarta.

“Untuk itu, kepada santri santriwati, saya pesankan kepada kalian, semoga kalian dalam mengikuti pendidikan ini, dengan tujuan berbakti kepada Allah dan bapak ibu, menjadi anak yang sholeh sholehah, bisa mendoakan bapak ibu di dunia dan di akhirat. Dan semoga kalian diberikan kesehatan dzahiran wa batinan di Pondok Pesantren Al-Muayyad ini. Jangan mengharap sangu, karena percayalah bapak ibu pasti akan selalu memberi kabar untuk sangu selama di pondok. Jadilah anak yang khidmat kepada guru dan para pendidik kamu. Insya Allah kalian akan menjadi anak anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin.”

Dengan berakhirnya kegiatan Khotbah Iftitah ini, diharapkan seluruh santri baru dapat memulai perjalanan pendidikan dengan semangat, tekad yang kuat, dan komitmen untuk terus belajar serta memperbaiki diri. Semoga kebersamaan antara santri, orang tua, madrasah, dan pondok pesantren senantiasa terjalin dengan baik sehingga mampu melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

 

Disusun oleh: Nafisah Khoirunnissa’ dan Asva Dzakiya.

 

SISWA-SISWI MA AL-MUAYYAD SURAKARTA YANG DITERIMA DI PERGURUAN TINGGI TAHUN AJARAN 2025/2026







Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta mengumumkan siswa-siswi yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBP, SPAN-PTKIN, SNBT SNPMB, SBUB, TARUNA PPI, dan UTUL. Pada hari Selasa, 21 Juli 2026 di Madrasah Aliyah Al Muayyad Surakarta.

Dengan penuh rasa syukur dan bangga, madrasah mengucapkan selamat kepada para siswa yang berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi melalui jalur seleksi yang telah diikuti. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan penuh dari orang tua, guru, dan seluruh warga madrasah.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa dan keluarga, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat belajar, disiplin, dan tekad yang kuat mampu mengantarkan generasi muda meraih cita-cita. Semoga pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berusaha memberikan yang terbaik dalam menempuh pendidikan.

“Kami berharap para siswa yang telah diterima di perguruan tinggi dapat terus mengembangkan potensi diri, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Selamat menempuh jenjang pendidikan yang baru, semoga sukses selalu menyertai setiap langkah menuju masa depan yang gemilang," ujar Bapak Drs. Sarjana, MM.

Daftar siswa-siswi MA Al-Muayyad Surakarta yang diterima di Perguruan Tinggi, sebagai berikut:

1.    1.  UPN Veteran Yogyakarta: S1 Ekonomi Pembangunan

2.   2. Universitas Diponegoro: D4 Informasi dan Humas, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Sejarah, S1 Sastra Indonesia, S1 Kedokteran

3.    3.  Poltekkes Surakarta: Pendidikan Profesi Bidan

4.    4. UIN Raden Mas Said Surakarta: Hukum Keluarga Islam, Tasawuf dan Psikoterapi, Pendidikan Bahasa Arab, Manajemen Bisnis Syari’ah, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, PGMI, Bimbingan dan Konseling Islam, PIAUD, PAI, Tadris Biologi

5.    5. UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo: Hukum Keluarga Islam

6.    6. UIN Salatiga: Tadris Bahasa Inggris, PGMI

7.  7. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: Ekonomi Syari’ah, Aqidah dan Filsafat Islam, Sosiologi Agama, Sejarah dan Kebudayaan Islam

8   8. UIN Walisongo Semarang: Manajemen Haji dan Umrah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ekonomi Syari’ah, Tadris Biologi

9.   9. Politeknik Negeri Semarang: D3 Teknik Mesin

1010. Politeknik Negeri Pontianak: Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan

1111.  Politeknik Perkeretaapian Madiun: D3 Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian

1212. Universitas Gadjah Mada: D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, S1 Fisika

 

 

Disusun oleh: Asva Dzakiya dan Nafisah Khoirunnissa’



PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN PELAJARAN 2025/2026

PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN PELAJARAN 2025/2026

MA AL-MUAYYAD SURAKARTA


Sehubungan dengan telah berakhirnya proses pembelajaran siswa-siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, maka pada:

1. Hari/tanggal: Selasa/04 Mei 2026 diumumkan hasil kelulusan secara online melalui website resmi MA Al-Muayyad Surakarta pada pukul 17:00 WIB.

2. Kepala MA Al-Muayyad Surakarta, selaku Ketua Penyelenggara Ujian Madrasah tahun Pelajaran 2025/2026, dengan mengacu pada: 

A. Kurikulum Madrasah MA Al-Muayyad Surakarta yang menggunakan Kurikulum Merdeka.

B. Kriteria kelulusan siswa MA Al-Muayyad Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026.

C. Rapat Pleno Dewan Pendidik tentang kelulusan Tahun Pelajaran 2025/2026 pada tanggal 28 April 2026. 

Menyatakan bahwa Hasil Keputusan Penentuan Kelulusan kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 dilakukan sebagai berikut :

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan agar diketahui. Pembagian SKL akan dilaksanakan hari Selasa, 05 Mei 2026, bertempat di MA Al-Muayyad Surakarta.

SHARING MOTIVASI BERSAMA ALUMNI AL-AZHAR MESIR OLEH SYAIKH SUBHI GHONIM

SHARING MOTIVASI BERSAMA ALUMNI AL AZHAR MESIR OLEH SYEIKH SUBHI GHONIM 

Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta mengadakan acara sharing motivasi untuk para santriwan-santriwati Madrasah Aliyah oleh Syaikh Subhi Ghonim. Pada hari Rabu 11 Februari 2026 di aula lantai 1 Madrasah Aliyah Al Muayyad Surakarta.
 
Syaikh Subhi Ghonim merupakan Qori’ internasional dan pengajar Al Qur’an, beliau telah mengimami banyak masjid di berbagai kota di Mesir, seperti kota Alexandria dan Kairo. Beliau merupakan alumni Universitas Al Azhar Mesir. Beliau juga telah meluluskan dan memberi sanad kepada banyak murid dari berbagai kalangan usia. Beliau telah melakukan perjalanan ke berbagai negara diantaranya Malaysia, kemudian menetap di Indonesia. Beliau telah berprofesi sebagai pengajar di beberapa ma’had, diantaranya ; PPTQ Ar Rahmah, Lumajang. PPA Ibnu Katsir, Jember. PPTQ Bahrusysyifa, Lumajang. Dan masih banyak lainnya.

Beliau mengunjungi Madrasah Aliyah Al Muayyad untuk memberikan motivasi untuk tetep melanjutkan pendidikan,terlebih lagi di Universitas Al Azhar Mesir. Beliau menawarkan akses yang mudah bagi siswa siswi MA Al Muayyad. “Apabila kalian mempunyai hafalan 3 juz dan bisa atau mau mempelajari Bahasa Arab kalian sudah bisa menjadi calon mahasiswa Al Azhar, saya akan bantu apabila kalian berkeinginan” Tutur beliau pada acara motivasi kemarin. 

Syeikh Subhi Ghonim juga memberikan beberapa tips agar cepat menghafal bacaan Qur’an “Hafalkan 1 ayat terlebih dahulu,jika sudah hafal lanjutkan dengan menghafal ayat berikutnya. Jadi tidak langsung menghafal 1 halaman,dan 1 ayat itu harus di’semakan dulu pada guru. Jangan langsung menghafal berikutnya apabila belum di koreksi oleh guru yang me’nyemak. Yang kedua tidak boleh meninggalkan halaman sebelumnya, harus sering di muroja’ah. Jika memulai hafalan baru dibaca sampai 50 kali agar mutqin (kuat) dan tetap membawa hafalan sebelumnya dan minimal harus dibaca 3 hari sekali setelah sholat shubuh dan 2 kali muroja’ah setelah ashar dan sebelum tidur juga dibaca.” Syeikh Subhi Ghonim akan membantu santri apabila berminat untuk melanjutkan Pendidikan di Mesir “Insyaallah tidak ada itu saja untuk syarat lebih lanjut mungkin 3 bulan sebelum berangkat nanti.” Ungkap Syeikh Subhi Ghonim saat di tanya apa yang harus disiapkan selain menguasai dasar Bahasa arab dan minimal 3 juz Al Qur’an.

Kepala Madrasah Aliyah juga berharap agar siswa siswi Madrasah Aliyah mendapatkan Pendidikan selanjutnya yang lebih baik agar menuju masa depan yang baik pula “Khususnya untuk para santri tahfidz mempunyai banyak kesempatan. Setelah mendapat sharing motivation, kelak para lulusan MA Al Muayyad akan menjadi alumni yang berkualitas dan mencetak citra baik bagi Madrasah Aliyah Al Muayyad. Dengan adanya kesempatan besar ini insyaallah masa depannya akan baik.” Bapak Sarjana juga berusaha untuk menjamin agar tetap lebih baik. “Yang pertama kita berusaha keras menyelenggarakan KBM dengan baik dari guru yang baik dan siswa dididik menjadi yang terbaik dan kami berharap para lulusan MA Al Muayyad mendapatkan Universitas yang diinginkan. “Ungkap Bapak Sarjana.

Kami juga mewawancarai salah satu siswi kelas XII terkait kegiatan motivasi tersebut, ia mengungkapkan bahwasannya kegiatan hari ini sangat bermanfaat khusunya untuk kami, kelas XII yang ingin melanjutkan pendidikan setelah SMA “Saya pribadi kurang percaya diri atas kemampuan saya untuk mengambil kesempatan ini, tetapi melihat dari banyaknya benefit yang ditawarkan, cukup membuat saya tertarik, terlebih lagi melihat biaya hidup yang terjangkau.“ Tutur Kayyisa selaku perwakilan kelas XII. 

Dalam hasil wawancara tim Jurnalistik Madrasah beliau mengungkapkan alasan menawarkan kemudahan akses menuju Universitas Al Azhar Mesir untuk berbagai pelajar di Indonesia adalah agar banyaknya generasi muda yang berwawasan islam yang baik dan berkualitas yang tersebar di Indonesia 
 
Disusun oleh: Dini Agustin, Nisakirana dan Ressy Keyla

MERAIH HIKMAH ISRA’ MI’RAJ MELALUI SHOLAWAT, MENYUCIKAN HATI DAN JIWA






MERAIH HIKMAH ISRA’ MI’RAJ MELALUI SHOLAWAT, MENYUCIKAN HATI DAN JIWA

Surakarta- Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta melaksanakan kegiatan Madrasah Aliyah Bersholawat  pada hari Rabu 21 Januari 2026 bertempatan di aula Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta lt.1. Memperingati Isra’ Mi’raj 1447 H.

 

Acara ini dilakukan untuk memeriahkan dan memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj, yang di mana kita ketahui bahwasanya peristiwa ini adalah salah satu peristiwa penting yang mana kita sebagai umat muslim harus percaya dan memahami makna dari peristiwa tersebut. Oleh karena itu IPMA MADRASAH ALIYAH mengadakan acara “Madrasah Aliyah Bersholawat” untuk mengajak para siswa siswi bersholawat bersama.

Acara ini, juga bertujuan meningkatkan keimanan dan karakter Islami, menumbuhkan kecintaan pada Allah dan Nabi Muhammad SAW, memberikan ketenangan hati, memperkuat akhlak mulia, serta menjadi sarana doa terkabul dan meraih syafaat Nabi. Kegiatan ini membentuk siswa menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, serta cerdas secara spiritual dan akademis. .

“Terimakasih untuk para siswa siswi Madrasah Aliyah atas partisipasinya dalam memeriahkan acara Madrasah Aliyah Bersholawat kali ini khususnya pada guru serta teman teman tim hadroh MALAKA. Saya harap kita dapat senantiasa taat sebagai umat Nabi Muhammad dan sebagai siswa dan siswi Madrasah Aliyah Al-Muayyad.” Terang Albani selaku perwakilan IPMA Madrasah Aliyah Surakarta.

Madrasah Aliyah Bersholawat kali ini di hadiri oleh Drs. Sarjana, MM. sebagai Kepala Madrasah Aliyah Surakarta dan para guru dan staf Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta.                                                                                                                        

“Peristiwa ini adalah sebagai penghibur bagi Rasulullah SAW yang mana kita tau beliau mengalami kesedihan yaitu wafatnya istri tercinta yaitu Siti Khadijah, dan berpulangnya orang yang paling beliau hormati yaitu Abu Tholib, atau yang biasa kita kenal sebagai “Amul Khuzni” atau tahun kesedihan. Dalam peristiwa ini Nabi Muhammad juga diperintahkan untuk menunaikan sholat sebanyak 50 waktu, namun beliau menawar menjadi 5 waktu agar umatnya senantiasa mengerjakannya. Maka dari itu marilah kita sebagai umat Nabi Muhammad yang taat untuk mengerjakan sholat 5 waktu” Ungkap Bapak Sarjana selaku kepala Madrasah Aliyah

 

Acara ini berlangsung dengan lancar dan meriah,acara ini ditutup dengan sesi foto bersama para guru dan IPMAWAN dan IPMAWATI Madrasah Aliyah Al-Muayyad Surakarta serta untuk mengisi acara sekaligus penutup diadakan NOBAR santri di aula Madrasah Aliyah sebagi sarana refreshing di awal tahun 2026.

Disusun oleh: Dini Agustin dan Nisakirana

 

 

 
Design by Cak Imin | | Agus Muhaimin